TOYOTA CULTURE
Harga: Rp.200.000
Rp.180.000
Hemat: 20%
Rp.180.000
Hemat: 20%
Kode Buku: 54-11-011-3 Pengarang: Jeffrey K. Liker & Michael Hoseus Tahun: 2011 ISBN: 9789790992344 Lebar Buku: 15.0 cm Tinggi Buku: 23.0 cm Tebal Buku: 724 hlm Berat Buku: 1053.0 gram ------------------------------------------- |
Penulis buku laris The Toyota Way mengungkap salah satu resep suksesnya dalam kecemerlangan opererasional. Dalam bukunya, dipaparkan cara menciptakan dan memelihara budaya perusahaan yang berpusat pada SDM. -Area, Ed Juli-
Buku ini dibuat bukan untuk menyalin budaya Toyota ke dalam perusahaan Anda. Melalui buku ini, Anda bisamelakukan uji coba, berbuat kesalahan, dan berdiskusi secara intens, mengidentifikasi sistem-sistem dan prinsip-prinsip kunci yang tidak dapat ditinggalkan. Toyota Culture meneliti “sistem manusia” yang telah diciptakan Toyota untuk menyuntikkan prinsip-prinsip dasar mereka—yaitu kepercayaan, kesejahteraan bersama, dan kesempurnaan—di dalam pabrik-pabrik dan kantor-kantor mereka di seluruh dunia. Toyota Culture memberi Anda perangkat kompeten, melatih mereka, serta melakukan perbaikan secara kontinu. –Marketing, Agustus 2011.
Buku ini memang sangat menarik, terutama bagi pemerhati manajemenSDM. Ia bahkan menjadi salah satu referensi wajib di kalangan akademisi yang bersinggungan dengan ilmu manajemen. (Jurnal Nasional, 9 Oktober 2011)
Kebesaran Toyota tidak lantas membuat pengelola perusahaan ini lupa diri. Mereka selalu ingin menjaga semangat kompetisinya. Berusaha mendahului zaman melalui kreativitas, keingintahuan, dan pengejaran akan perbaikan yang tak pernah henti, nilai semangat yang selalu digelorakan Toyota sebagai pemimpin otomotif nomor satu dunia. Tak perlu memang menjiplak model Toyota ini, tetapi mengadopsi banyak prinsip dan nilai-nilai Toyota rasanya menjadi hal lebih penting untuk membangun kekuatan perusahaan. (Bisnis Indonesia, 23 Oktober 2011).
Buku ini dibuat bukan untuk menyalin budaya Toyota ke dalam perusahaan Anda. Melalui buku ini, Anda bisamelakukan uji coba, berbuat kesalahan, dan berdiskusi secara intens, mengidentifikasi sistem-sistem dan prinsip-prinsip kunci yang tidak dapat ditinggalkan. Toyota Culture meneliti “sistem manusia” yang telah diciptakan Toyota untuk menyuntikkan prinsip-prinsip dasar mereka—yaitu kepercayaan, kesejahteraan bersama, dan kesempurnaan—di dalam pabrik-pabrik dan kantor-kantor mereka di seluruh dunia. Toyota Culture memberi Anda perangkat kompeten, melatih mereka, serta melakukan perbaikan secara kontinu. –Marketing, Agustus 2011.
Buku ini memang sangat menarik, terutama bagi pemerhati manajemenSDM. Ia bahkan menjadi salah satu referensi wajib di kalangan akademisi yang bersinggungan dengan ilmu manajemen. (Jurnal Nasional, 9 Oktober 2011)
Kebesaran Toyota tidak lantas membuat pengelola perusahaan ini lupa diri. Mereka selalu ingin menjaga semangat kompetisinya. Berusaha mendahului zaman melalui kreativitas, keingintahuan, dan pengejaran akan perbaikan yang tak pernah henti, nilai semangat yang selalu digelorakan Toyota sebagai pemimpin otomotif nomor satu dunia. Tak perlu memang menjiplak model Toyota ini, tetapi mengadopsi banyak prinsip dan nilai-nilai Toyota rasanya menjadi hal lebih penting untuk membangun kekuatan perusahaan. (Bisnis Indonesia, 23 Oktober 2011).
• Menarik, mengembangkan, dan melibatkan sumber daya manusia yang istimewa
• Menumbuhkan budaya pemecahan masalah pada semua level di organisasi Anda
• Membuat manajemen akuntabel bagi karyawan
• Menginspirasi sumber daya manusia Anda untuk berkomitmen kepada perusahaan, keluarga, dan komunitas
• Mengubah departemen sumber daya manusia Anda menjadi arbitrator praktik harian yang adil dan konsisten
• Menggunakan proses perencanaan yang bersifat top-down dan bottom-up untuk melibatkan setiap orang dalam mencapai tujuan-tujuan terobosan
Toyota Culture meneliti “sistem manusia” yang telah diciptakan Toyota untuk menyuntikkan prinsip-prinsip dasarnya, yaitu kepercayaan, kesejahteraan bersama, dan kesempurnaan di dalam pabrik-pabrik, dealer, dan kantor-kantornya di seluruh dunia. Dimulai dengan menelaah evolusi budaya Toyota dan mengapa SDM merupakan jantung dan jiwa Toyota Way, penulis menjelaskan proses empat tahap perusahaan tersebut dalam mengembangkan dan mempertahankan SDM yang berkualitas: Menarik, Mengembangkan, Melibatkan, dan Menginspirasi.
Melalui banyak contoh dari riset Liker selama puluhan tahun dan dari akses Hoseus sebagai seorang manajer Toyota, Toyota Culture memberi Anda perangkat yang Anda perlukan untuk:
• Menemukan karyawan yang kompeten, mampu, dan berkemauan
• Mulai melatih dan mensosialisasikan SDM yang telah Anda rekrut
• Mengembangkan dan mengkomunikasikan indikator kinerja bisnis utama pada setiap level di organisasi Anda
• Melatih SDM Anda untuk memecahkan masalah dan secara terus-menerus memperbaiki proses dalam pekerjaan harian mereka
• Mengembangkan para pemimpin yang menghidupi dan mengajarkan filosofi perusahaan Anda Memberikan penghargaan bagi kinerja prima – dan menawarkan bantuan kepada SDM yang mengalami kesulitan
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar